Model 3D dengan opacity (transparansi) sering menunjukkan jahitan karena pemetaan UV yang tidak konsisten atau pencampuran saluran alfa yang tidak merata mengganggu transisi halus antara permukaan transparan. - **UV yang tidak cocok**: Jika poligon yang berdekatan memiliki koordinat tekstur yang tidak sejajar, tekstur opacity tidak sejajar, menciptakan celah yang terlihat saat permukaan bertemu. - **Perubahan alfa yang tiba-tiba**: Saluran alfa (yang mengontrol transparansi) membutuhkan transisi bertahap. Pergeseran tiba-tiba berarti renderer tidak dapat mencampur area transparan dengan mulus. Untuk mengurangi jahitan, pastikan wajah yang berdekatan berbagi koordinat UV, gunakan transisi alfa bertahap, dan sesuaikan mode transparansi renderer (seperti pencampuran alfa).

