Hal tersebut disebabkan oleh bobot yang tidak merata atau tidak sejajar saat melukis dengan logika rigging Mixamo, itulah sebabnya gerakan model 3D kamu terlihat tidak alami.
Lukisan berat mengontrol bagaimana tulang memengaruhi simpul. Jika sendi (lutut, siku) memiliki bobot yang tumpang tindih, hilang, atau terlalu luas, auto-rigging Mixamo tidak dapat memperhalus gerakan. Topologi yang buruk (terlalu sedikit loop di sekitar sendi) juga menciptakan transisi yang keras.
Untuk memperbaikinya, perbaiki bobot di sekitar area dengan gerakan tinggi (bahu, pinggul) dengan kuas lembut di perangkat lunak 3D Anda sebelum mengunggah. Ini membantu peta rigging Mixamo mengatur bobot secara lebih alami.
