Dalam pemodelan 3D, materi adalah atribut digital yang menentukan perilaku permukaan dan penampilan visual objek 3D dengan mensimulasikan bagaimana objek tersebut berinteraksi dengan cahaya.
Properti utama yang mereka simulasikan meliputi: - Warna: Warna dasar dan saturasi (misalnya, merah untuk apel). - Tekstur: Detail permukaan seperti pola, benjolan, atau serat (misalnya, serat kayu atau tenunan kain). - Reflektifitas: Intensitas pantulan cahaya (misalnya, kilau metalik atau matte kusam). - Transparansi: Transmisi cahaya (misalnya, kaca bening atau plastik buram). - Kekasaran: Ketahanan yang memengaruhi hamburan cahaya.
Dengan meniru bahan-bahan dunia nyata, seperti logam, kayu, atau batu, mereka meningkatkan realisme model, membuat objek digital tampak hidup dalam rendering atau animasi.

