Tepi-tepi dalam model 3D membingungkan terutama karena peran mereka. Menghubungkan simpul, mendefinisikan wajah, dan membentuk topologi. Bervariasi menurut alat dan membutuhkan keseimbangan antara tujuan teknis (kualitas mesh) dan visual (ketajaman). Kebingungan sering bertambah ketika pengguna mencampur tipe tepi (keras untuk ketajaman, lembut untuk kelancaran) atau tidak menyadari tepi memengaruhi langkah-langkah selanjutnya seperti subdivisi atau tekstur. Pilihan kecil dapat merusak fungsi atau tampilan model. Untuk menyederhanakan, mulailah dengan bentuk-bentuk dasar.

