Model 3D lingkungan dalam game seluler sering kali terlihat kacau karena keterbatasan perangkat keras seluler membutuhkan trade-off optimasi seperti jumlah poligon yang lebih rendah atau tekstur yang dikompresi.
Perangkat seluler memiliki daya GPU dan memori yang lebih rendah daripada PC/konsol, sehingga para pengembang mengurangi detail untuk menjaga gameplay tetap lancar. Hal ini menyebabkan lingkungan terlihat kasar, buram, atau tidak rapi. Munculnya tekstur (aset beresolusi rendah tiba-tiba) atau penempatan objek yang terburu-buru akibat anggaran terbatas juga memperburuk situasi.
Untuk pemain, sesuaikan pengaturan grafis dalam game.

