Tujuan dari rigging dalam animasi 3D adalah untuk menciptakan kerangka kerja yang dapat dikontrol yang memungkinkan model 3D bergerak secara realistis dan fleksibel. Ini berfungsi sebagai jembatan antara model statis dan animasi dinamis, memungkinkan animator untuk memanipulasi gerakan dengan presisi.
Aspek-aspek kunci meliputi: - **Pengaturan Skeleton**: Menambahkan "skeleton digital" dengan tulang dan sendi yang meniru struktur anatomi, mendefinisikan rentang gerakan (misalnya, pembengkokan siku, rotasi tulang belakang). - **Sistem Kontrol**: Mengintegrasikan kontrol intuitif (slider, pegangan) untuk menyederhanakan tindakan kompleks, seperti menyesuaikan ekspresi wajah atau pose anggota tubuh tanpa mengedit model itu sendiri. - **Peningkatan Realisme**: Memastikan gerakan terasa alami.
Secara keseluruhan, rigging merupakan dasar untuk menghidupkan model 3D, sehingga sangat penting untuk menciptakan animasi yang realistis.

