Model 3D kasar mendefinisikan sifat tekstur permukaan (seperti kelancaran atau ketidakrataan) untuk mengontrol bagaimana cahaya berinteraksi dengan sebuah materi, sedangkan model 3D prosedural dihasilkan secara otomatis melalui algoritma, bukan dibuat secara manual. Model kasar merupakan bagian dari tekstur. Mereka menambahkan realisme pada permukaan, seperti mainan plastik yang tergores atau keramik yang dipoles. Model prosedural menggunakan aturan (misalnya, "menghasilkan 50 batu dengan bentuk acak") untuk menciptakan aset yang skalabel dan konsisten dengan cepat. Gunakan kasar untuk detail materi (seperti kulit karakter game); gunakan prosedural untuk banyak objek serupa (seperti bangunan kota) untuk menghemat waktu.

