Radiosity adalah teknik rendering yang mensimulasikan interrefleksi cahaya difus antar permukaan, meningkatkan pencahayaan global yang realistis dalam adegan 3D dengan menghitung emisi, refleksi, dan penyerapan energi cahaya. Ini merupakan kunci untuk menangkap pencahayaan tidak langsung yang seringkali tidak terjangkau dengan metode pencahayaan lokal yang lebih sederhana.
- **Fokus utama**: Tidak seperti teknik yang hanya memodelkan cahaya langsung, radiosity menekankan cahaya tidak langsung: bagaimana cahaya memantul di antara permukaan, menciptakan bayangan lembut, pendarahan warna, dan gradien pencahayaan alami. - **Ideal untuk adegan statis**: Ini unggul dalam lingkungan seperti arsitektur interior, di mana interaksi cahaya yang kompleks ada tetapi adegan tersebut statis, karena perhitungan, meski intensif, menghasilkan hasil yang konsisten dan realistis. - **Meningkatkan realisme rendering**: Dengan menangani pencahayaan global (perilaku cahaya di seluruh adegan), radiosity meningkatkan gambar yang dirender di luar metode lokal, membuat adegan terasa lebih otentik.
Secara singkat, radiosity memperkaya rendering dengan mensimulasikan interrefleksi cahaya yang realistis, yang sangat penting untuk adegan statis yang membutuhkan iluminasi global yang hidup.

