Kesalahan umum saat menggunakan model 3D wajah adalah mengabaikan topologi yang ramah deformasi, menambahkan detail yang tidak perlu, dan menyelaraskan tekstur dengan geometri secara salah. Topologi yang buruk. Seperti segitiga di area yang dapat ditekuk (mulut, mata). Menyebabkan animasi kasar; terlalu banyak poligon memperlambat aplikasi real-time (VR, AR). Detail yang tidak perlu membuat file menjadi besar dan merusak kinerja. Tekstur yang tidak sejajar (misalnya, kulit tidak sesuai dengan bentuk hidung) merusak realisme dari jarak dekat. Pemula harus menggunakan model dasar yang dioptimalkan topologinya dan melakukan pratinjau tekstur di alat seperti Blender/Unity sejak awal untuk memperbaiki masalah.

