Saat memposisikan model mata 3D untuk film, sejajarkan arah mata, waktu berkedip, dan ekspresi mikro dengan emosi karakter dan aksi adegan agar penampilannya tampak nyata.
Arah mata harus mengikuti fokus adegan, seperti wajah lawan main atau objek yang bergerak. Karena mata yang tidak fokus dapat merusak imersi. Waktu berkedip harus bervariasi secara alami: lebih sedikit berkedip saat fokus, lebih banyak saat gugup, untuk menghindari kekakuan robot. Ekspresi mikro.
Untuk artis baru, gunakan rekaman referensi aktor sungguhan (dengan menonton bagaimana mata manusia bereaksi dalam adegan yang serupa) untuk memandu pose. Ini cara sederhana untuk membuat mata 3D terasa autentik.

