Penggunaan modifier dalam pemodelan 3D secara langsung memengaruhi topologi model dengan mempertahankan, memodifikasi, atau memperumit struktur tepi dan wajahnya, tergantung pada jenis dan pengaturan modifier.
- Pengubah penyempurnaan (misalnya, Permukaan Subdivisi, Bevel): Menambahkan tepi dan wajah untuk menghaluskan geometri, meningkatkan aliran tepi tetapi meningkatkan kerapatan poligon. - Pengubah non-destruktif (misalnya, Cermin, Array): Menjaga topologi dasar dengan menghasilkan instance duplikat tanpa mengubah struktur mesh asli. - Pengubah yang rawan risiko.
Secara keseluruhan, efek modifier bervariasi. Penggunaan strategis meningkatkan topologi, sedangkan aplikasi yang tidak tepat dapat membahayakan integritas mesh.

