Kerlipan pada model organik 3D berbasis node biasanya disebabkan oleh geometri non-manifold, tumpang-tindihnya wajah, atau anti-aliasing viewport yang rendah.
- Tepi non-manifold (dibagi oleh terlalu banyak/sedikit wajah) menciptakan konflik rendering. Perangkat lunak tidak dapat memutuskan cara menampilkan geometri. - Wajah yang tumpang tindih bersaing untuk visibilitas, berkedip saat pandangan berubah. - Anti-aliasing yang tidak memadai membuat tepi menjadi bergerigi dan tersentak saat menggerakkan kamera.
Perbaiki ini dengan menggunakan alat analisis mesh perangkat lunak Anda untuk menyelesaikan masalah non-manifold, menghapus wajah yang tumpang tindih, atau meningkatkan anti-aliasing viewport.

