Simpul-simpul dalam model 3D seringkali mengalami crash saat membobot karena kompleksitas geometri yang berlebihan, tepi yang tumpang tindih, atau pengaturan simpul yang tidak kompatibel yang membebani perangkat lunak.
Beveling menambahkan poligon baru, sehingga topologi yang berantakan (seperti tepi yang tumpang tindih atau detail kecil) atau parameter bevel yang terlalu tinggi (lebar, segmen) tanpa mendukung geometri dapat membebani prosesing software.
Untuk mengatasi crash, sederhanakan model (hapus detail yang tidak diperlukan), kurangi segmen bevel, atau gunakan alat pembersihan perangkat lunak untuk geometri yang tumpang tindih. Langkah-langkah ini biasanya memperbaiki masalah tanpa perlu mengerjakan ulang sepenuhnya.
