Model 3D sering kali tumpang tindih karena pembobotan vertex yang tidak tepat, pemetaan UV yang tidak akurat, atau topologi yang buruk.
- Kesalahan pembobotan vertex: Fitur wajah tidak terhubung dengan tulang secara benar, menyebabkan kliping saat dianimasikan. - Pemetaan UV yang tidak tepat: Tekstur yang melilit model tidak akurat, menyebabkan tumpang-tindih secara visual. - Topologi yang buruk: Tepi yang tidak sejajar atau poligon berlebihan membuat geometri bersinggungan saat wajah bergerak.
Untuk memperbaiki tumpang tindih, gunakan loop tepi bersih di sekitar mata/mulut dan uji bobot vertex dengan animasi sederhana sejak awal.

