Model 3D makhluk tampak jelek setelah menerapkan skin terutama karena pemetaan UV yang terbentang, resolusi tekstur yang tidak cocok, atau shader yang tidak sesuai dengan anatominya. UV yang terbentang mendistorsi detail seperti sisik atau bulu di seluruh bentuk model, tekstur beresolusi rendah tampak kabur pada fitur kompleks (misalnya, detail wajah), dan shader yang tidak disesuaikan dengan jenis kulit (misalnya, terlalu mengkilap untuk reptil matte) merusak realisme. Untuk memperbaikinya, sesuaikan jahitan UV di alat seperti Blender untuk mengurangi distorsi, gunakan tekstur dengan resolusi yang sesuai dengan skala model, dan uji shader kulit dasar sebelum menyempurnakannya.

