Model 3D yang dihasilkan AI dari gambar 2D sering kali terdistorsi karena input 2D tidak memiliki informasi kedalaman atau data pelatihan modelnya terbatas. Gambar 2D tidak mencakup isyarat 3D (seperti paralaks atau perubahan kedalaman tekstur), sehingga AI harus menyimpulkan bentuk dan proporsi. Hal ini mengakibatkan tepi yang tidak sejajar atau permukaan yang terentang jika gambar memiliki pencahayaan yang ambigu, oklusi, atau sudut yang tidak biasa. Data pelatihan yang terbatas (misalnya, beberapa jenis objek/tampilan) juga membuat model kurang akurat dalam menafsirkan fitur yang kompleks. Untuk mengurangi distorsi, gunakan 2-3 gambar objek dari berbagai sudut atau pilih alat AI yang khusus untuk kategori objek Anda.

