Render adalah proses umum menciptakan gambar 2D dari model 3D, sedangkan ray tracing adalah teknik rendering khusus yang mensimulasikan jalur cahaya untuk menghasilkan visual yang realistis.
Render meliputi semua metode untuk mengubah data 3D menjadi gambar yang dapat dilihat, termasuk pendekatan umum seperti rasterisasi. Ray tracing, sebagai bagian dari rendering, bekerja dengan menelusuri sinar cahaya dari kamera ke sumber cahaya, secara akurat meniru efek pencahayaan di dunia nyata seperti bayangan, refleksi, dan refraksi.
Dalam aplikasi, teknik rendering bervariasi sesuai kebutuhan: rasterisasi memprioritaskan kecepatan untuk penggunaan real-time seperti game, sedangkan ray tracing dipilih untuk visual berkualitas tinggi dan realistis dalam film atau gambar statis.

