Bloom dalam rendering 3D adalah efek visual yang mensimulasikan hamburan cahaya intens secara alami, menciptakan lingkaran cahaya yang lembut dan bercahaya di sekitar sumber cahaya atau objek terang. Ini dicapai melalui proses multi-langkah.
Pertama, isolasi area terang: Identifikasi dan pisahkan wilayah dalam gambar yang dirender dengan luminansi tinggi, seperti sumber cahaya atau permukaan reflektif.
Selanjutnya, kabur area-area terang: Terapkan efek blur (seringkali Gaussian blur) ke wilayah-wilayah terisolasi ini untuk meniru bagaimana cahaya menyebar di atmosfer, melembutkan tepi-tepi, dan menyebarkan cahaya.
Akhirnya, gabungkan dengan gambar asli: Gabungkan kembali area terang yang kabur ke gambar asli, dan padukan mereka untuk menghasilkan efek bercahaya yang khas.
Proses ini meningkatkan realisme dengan mereplikasi persepsi mata manusia terhadap cahaya terang, membuat adegan 3D lebih imersif.

