Standard 3D yang tidak konsisten terutama mengakibatkan masalah kompatibilitas saat model 3D ditransfer di antara berbagai perangkat lunak, alat, atau sistem.
Tantangan utama termasuk: - Kehilangan atau kerusakan data: Standar yang berbeda dapat salah menafsirkan elemen-elemen penting seperti geometri, tekstur, atau animasi. - Distorsi model atau rendering yang tidak lengkap: Spesifikasi teknis yang berbeda dapat mengakibatkan ketidakakuratan visual atau hilangnya detail. - Keterlambatan alur kerja dalam kolaborasi: Tim yang menggunakan beragam alat sering kali menghadapi ketidakcocokan format, yang memperlambat kemajuan proyek.
Untuk mengurangi hal ini, mengadopsi format netral yang diterima secara luas.

