Praktik terbaik untuk rendering real-time dalam VR berfokus pada menyeimbangkan kualitas visual, frame rate yang stabil, dan latensi rendah untuk meningkatkan imersi dan mencegah mabuk gerak.
- **Pertahankan frame rate tinggi**: Targetkan 90 FPS atau lebih tinggi per mata untuk menyesuaikan dengan kecepatan refresh headset VR; frame yang terputus dapat menyebabkan ketidaknyamanan. - **Minimalkan latensi**: Gunakan timewarp/spacewarp asynchronous untuk menyesuaikan frame secara dinamis, menyinkronkan dengan gerakan kepala untuk mengurangi lag. - **Optimalkan aset**: Sederhanakan model 3D (poligon lebih rendah), kompres tekstur.
Langkah-langkah ini memastikan pengalaman VR yang mulus dan nyaman dengan menyelaraskan kinerja dan ketepatan visual.

