Pemodelan 3D organik dimulai dengan primitif dasar (misalnya, bola, kubus), memahat detail, lalu menyempurnakan topologi untuk struktur dan kegunaan. - **Blokir fondasinya**: Gunakan bentuk sederhana untuk menentukan ukuran dan siluet keseluruhan. Pastikan bentuk-bentuk besar benar terlebih dahulu. - **Pahat detailnya**: Gunakan kuas (clay, smooth) untuk menambahkan kurva, tekstur, atau fitur (seperti kontur wajah atau urat daun), dengan mengacu pada gambar nyata untuk realisme. - **Retopologisasi**: Bersihkan mesh menjadi struktur yang efisien dan dapat dianimasikan. Ini sangat penting untuk tekstur atau gerakan. Untuk pemula, latih objek sederhana.

