Kedalaman bidang dalam rendering 3D meningkatkan efek sinematik dengan mensimulasikan fokus kamera di dunia nyata. Mengaburkan latar belakang atau elemen latar depan untuk menekankan subjek utama, menciptakan kedalaman, dan mengarahkan perhatian pemirsa.
Ini meniru cara kerja lensa kamera: subjek utama tetap tajam, sedangkan area yang tidak fokus (disebut bokeh) kabur, meniru teknik fotografi untuk meningkatkan realisme.
Ini biasanya digunakan dalam film animasi, cutscene game, dan efek visual, membuat adegan-adegan menjadi imersif dengan mengarahkan fokus ke elemen-elemen yang penting secara naratif.
Untuk mengontrol intensitasnya, sesuaikan ukuran aperture dan panjang fokus dalam perangkat lunak rendering 3D, menyesuaikan kedalaman bidang untuk mencapai realisme sinematik yang diinginkan.

