Animasi diintegrasikan ke dalam pipa pemodelan 3D sebagai langkah pasca-pemodelan yang penting, menghubungkan penciptaan model dengan rendering akhir melalui proses teknis dan kreatif.
Langkah-langkah integrasi utama meliputi: - **Mendesain Model**: Menambahkan struktur kerangka dan sistem kontrol untuk menentukan batas gerakan, memastikan sendi dan bagian tubuh berfungsi secara realistis (misalnya, pembengkokan lengan, ekspresi wajah). - **Menganimasikan Gerakan**: Menggunakan keyframing (pengaturan manual titik gerakan kunci) atau motion capture (merekam aksi di dunia nyata) untuk menciptakan aksi dinamis seperti berjalan, melompat, atau memberi isyarat.
Proses ini sejalan dengan tahapan pipa, menyiapkan model untuk rendering dan penggunaan dalam film, game, atau pemasaran.

