Presentasi 3D berbasis AR berbeda dari visualisasi 3D di layar terutama dalam integrasi lingkungan dan interaksi: AR melapisi model 3D ke dunia nyata, sedangkan 3D di layar terbatas pada layar 2D.
- **Lingkungan Tampilan**: AR menggabungkan konten 3D dengan lingkungan fisik pengguna (misalnya, model furnitur di ruang tamu), menciptakan rasa kehadiran. Visualisasi 3D di layar menunjukkan model dalam layar tetap, tanpa konteks dunia nyata. - **Pengalaman Interaksi**: AR memungkinkan interaksi spasial, membiarkan pengguna memutar, menskalakan, atau berjalan di sekitar model 3D untuk melihat detail dari semua sudut. On-screen 3D membatasi interaksi pada batas layar, membatasi eksplorasi imersif.
Secara singkat, AR cocok untuk skenario yang membutuhkan konteks dunia nyata dan imersi interaktif, sedangkan 3D di layar lebih baik untuk analisis terperinci yang terikat layar.

