Pemodelan 3D membantu dalam memahami sifat-sifat material selama fase desain dengan mensimulasikan perilaku material di lingkungan virtual, memungkinkan desainer untuk menilai karakteristik seperti kekuatan, fleksibilitas, dan daya tahan tanpa prototipe fisik.
Cara-cara utama ia membantu meliputi: - **Pengujian Virtual**: Mensimulasikan bagaimana bahan bereaksi terhadap stres, suhu, atau dampak, mengungkapkan kelemahan pada awal proses desain. - **Perbandingan Bahan**: Perpustakaan bahan bawaan memungkinkan desainer membandingkan kinerja berbagai opsi secara berdampingan, mengoptimalkan pilihan secara efisien. - **Penghematan Biaya & Waktu**: Mengurangi ketergantungan pada prototipe fisik, mempercepat validasi desain, dan memotong biaya pengembangan.
Secara keseluruhan, ini merampingkan evaluasi material, memastikan desain memenuhi persyaratan fungsional sebelum produksi.

