Model 3D mengevaluasi dampak lingkungan dari sebuah desain dengan mensimulasikan dan menganalisis faktor-faktor kunci seperti penggunaan material, konsumsi energi, dan generasi limbah selama siklus hidup produk, memungkinkan identifikasi awal dan mitigasi dampak negatif. Aplikasi spesifik di berbagai industri meliputi: - Arsitektur: Mensimulasikan sinar matahari, insulasi, dan sistem HVAC untuk menilai efisiensi energi bangunan, mengurangi jejak karbon. - Manufaktur: Menganalisis limbah material dan konsumsi energi produksi dalam model 3D untuk mengoptimalkan desain bagian dan meminimalkan konsumsi sumber daya. - Desain Produk: Mensimulasikan tahapan siklus hidup (misalnya, produksi, penggunaan, pembuangan) untuk mengidentifikasi hotspot lingkungan dan memilih material yang berkelanjutan. Untuk menyederhanakan evaluasi, gunakan alat pemodelan 3D dengan kalkulator dampak lingkungan built-in untuk analisis yang efisien.
