Model 3D membantu dalam membandingkan opsi desain untuk pengalaman augmented reality dengan memungkinkan visualisasi dan evaluasi langsung dari elemen-elemen kunci di berbagai desain, sehingga mempermudah pemilihan solusi optimal.
Pertama, mereka memfasilitasi perbandingan spasial berdampingan: Desainer dapat melihat beberapa tata letak, penempatan objek, dan skala dalam konteks dunia nyata yang disimulasikan, dengan jelas mengidentifikasi perbedaan dalam logika spasial dan kegunaan.
Kedua, mereka mendukung pengujian alur interaksi: model 3D mensimulasikan interaksi pengguna.
Ketiga, mereka membantu pemeriksaan kelayakan teknis: Dengan mensimulasikan kinerja rendering dan kompleksitas model, model 3D membantu menilai apakah sebuah desain sesuai dengan kemampuan platform AR, memastikan implementasi praktis.
Secara ringkas, 3D model mempermudahkan membandingkan opsi desain AR dengan menggabungkan wawasan visual, interaktif, dan teknis, memandu desainer menuju pilihan yang menyeimbangkan fungsionalitas, pengalaman pengguna, dan kelayakan.

